Viral di WA Kemendikbud subsidi kuota 125 GB seharga Rp 200 ribu, Benarkah?
Viral paket 125 Gb seharga 200 ribu | Foto: Medcom

Viral! Kemendikbud subsidi kuota 125 GB seharga Rp 200 ribu, Benarkah?

Subsidi Pulsa Rp 200 ribu dan Kuota 125 GB dari Kemendikbud, Hoax or Not?

Di platform berbagi pesan singkat WhatsApp, ada tautan yang mengatakan bahwa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan memberikan subsidi pulsa sebesar Rs 200.000 dan kuota 125 GB pada 14 Juli 2021.

Apakah itu informasi? Apakah itu benar atau hanya penipuan? Subsidi kuota pembelajaran ini dikabarkan khusus digunakan untuk mendukung pembelajaran jarak jauh selama Juni 2021. Dikatakan kuota itu untuk dosen, mahasiswa, guru dan mahasiswa.

Mengutip situs resmi Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo), kabar tersebut merupakan penipuan. “Program subsidi sebenarnya berakhir pada Mei 2021.

Hal itu diungkapkan Wakil Kepala Pusdatin Kemendikbudristek Hasan Chabibie. Ia mengatakan pada 2021 program itu disalurkan selama tiga bulan, terhitung Maret 2021 hingga Mei 2021,” tulis Kominfo.

BACA JUGA :  Cukup Rp 10 Anda sudah bisa dapat kuota internet 10 GB, Buruan daftar!

Telusuri situs web Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan kebijakan bantuan kuota data internet akan berlangsung selama tiga bulan mulai Maret 2021 hingga Mei 2021.

Paket kuota data internet adalah paket akses seluruh jaringan yang membatasi akses ke situs web komunikasi dan teknologi informasi yang diblokir oleh Kementerian Pendidikan, serta daftar halaman dan aplikasi tertentu.

Daftar media sosial yang tidak bisa diakses juga sudah dijelaskan secara gamblang oleh Kemendikbud, antara lain Badoo, Bigolive, Facebook, Instagram, Periscope, Pinterest, Snapchat, Snackvideo, Tinder, Tumblr, Twitter, Vive, Vkontakte, YY.

Sedangkan untuk gamenya antara lain 8 Ball Pool, Candy Crush, Clash of Clans, Clash of Kings, Clash Royale, Crisis Action, FIFA Mobile Football, Garena, Garena AOV, Garena Free Fire, Growtopia, Mobile Legends, PUBG, Steam dan Roblox .

BACA JUGA :  Viral! Harga Laptop Kemendikbud Rp 10 Juta Per Unit Dengan Spek Rp 5 Juta

Untuk informasi bantuan kuota data internet, pemerintah secara resmi memberikan informasi melalui website berikut https://kuota-learning.kemdikbud.go.id/.

Hoax subsidi kuota internet 75 GB dari Kominfo

Selain berita hoax subsidi kuota dari kemendikbud di atas, ada juga muncul berita hoax terbaru mengenai subsidi kuota internet 75 GB dari Kominfo dapat dibeli dengan harga Rp 200 ribu.

Program tersebut dikabarkan kembali menyebar melalui pesan berantai WhatsApp atas nama Rektor Telkom University dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

Jika dilacak, tautan atau tautan situs tersebut berada di http://kuotalearning.online/?v=75GB. Judul link website subsidi gratis ini adalah “Subsidi Kuota Kominfo 75GB”.

Namun dalam website tersebut dijelaskan bahwa subsidi kuota ini diberikan oleh rektor Telkom University untuk mendukung mahasiswa di Telkom University yang belajar di rumah (SFH).

BACA JUGA :  Subhanallah! Keajaiban Hajar Aswad Muncul Ketika Dilihat Dari Dekat

Setelah masuk ke halaman utama, administrator situs terlebih dahulu akan menanyakan nomor telepon Anda, kemudian memberikan kuota akses internet gratis sebesar 75 GB.

Tak hanya itu, situs tersebut juga menampilkan surat rekomendasi berupa komentar dari orang-orang yang mengaku mendapat kuota gratis.

Pada tahap terakhir, pengelola situs meminta penerima untuk membagikan pesan tersebut kepada kontak atau grup pribadi di aplikasi WhatsApp pengguna.

Berita berantai yang dikutip dari situs resmi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) itu salah atau nakal. Menurut Kominfo, tautan tersebut adalah penipuan dan diedarkan kembali setelah modifikasi kecil.

Departemen Komunikasi dan Informatika menjelaskan: “Sebenarnya, pernyataan bahwa tautan itu terkait dengan bantuan Kominfo adalah salah. Ini adalah penipuan yang kembali menyebar di masyarakat setelah beberapa modifikasi.”