Bu Risma Secepatnya Akan Cairkan Bantuan PPKM Darurat Rp 600.000, Cek Di sini!

Bu Risma Secepatnya Akan Cairkan Bantuan PPKM Darurat Rp 600.000, Cek Di sini!

Risma menyatakan, BST akan didistribusikan pada Mei dan Juni, setelah didistribusikan pada April. “Mudah-mudahan paling lambat minggu kedua bulan ini sudah bisa tercapai.

Semuanya akan kami upayakan untuk disalurkan ke warga,” kata Risma dalam keterangan tertulis yang diterima Kontan.co.id, Senin (5/7). Mantan Wali Kota Surabaya itu menyebutkan, BST per bulan yang diberikan sebesar Rp 300.000. BST pada bulan Mei dan Juni akan menerima Rp 600.000 sekaligus.

“Warga akan menerima 600.000 rupiah sekaligus, tapi saya minta ini tidak boleh dan hanya bisa memenuhi kebutuhan pokok,” kata Risma.

BACA JUGA :  Cara Daftar Online Bantuan Set Top Box Gratis Untuk Nonton Siaran TV Digital

BACA JUGA: Di bawah Rp 100 Juta, Harga Toyota Avanza Bekas Makin Terjangkau

Menteri Sosial Tri Rismaharini menyatakan Kementerian Sosial akan segera menyalurkan bantuan sosial tunai (BST). Hal ini sejalan dengan pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat (PPKM).

Risma mengatakan untuk target penyaluran bulanan, BST menargetkan 10 juta penerima bantuan dan 18,8 juta penerima bantuan pangan non tunai (BPNT). Dan 10 juta penerima Proyek Keluarga Harapan (PKH).

Risma menjelaskan, “Data penerima bansos kemarin sudah clear, tapi di bank ada 3,6 juta dan clear di rapat.” Dikatakannya, data yang relevan karena nama-nama yang tercantum dalam database tidak sama persis dengan data yang dicocokkan Kementerian Sosial dan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

BACA JUGA :  Inilah Link Daftar Prakerja Gelombang 22 Bisa Cair Mencapai 3,55 Juta

“Di bank nama minimal 3 huruf dan bukan dalam bentuk angka, seperti nama ‘IT’, NA70, tapi kesalahan kecil lainnya masih bisa dikoordinasikan,” kata Risma.

BACA JUGA: Pemerintah Berencana Salurkan Bansos PPKM Mulai Minggu Kedua Juli 2021

Distribusikan BST melalui teknologi kantor pos seperti biasa. Secara bersamaan, BPNT dan PKH akan disalurkan melalui jaringan Himpunan Perbankan Nasional (Himbara).

Risma menyatakan penyaluran bantuan BST tidak mengganggu anggaran Kementerian Sosial, namun pemerintah memiliki tambahan anggaran dua bulan, yakni 2,3 triliun rupiah pada Mei dan Juni.

BACA JUGA :  Cara UMKM Daftar Bantuan Produktif Presiden (BPUM) Terbaru 2021

“Sebenarnya masih ada sisa Rp 6 triliun untuk dua bulan penyaluran, tapi kita masih punya uang cadangan Rp 3 triliun,” kata Risma.

Jika tidak digunakan untuk kebutuhan pokok, upaya percepatan bantuan ini juga diimbangi dengan pemantauan penggunaan dana bansos yang diambil dari pendapatan pengeluaran penerima.

Risma menyimpulkan: “Penilaian penggunaan dana bansos dapat dilihat dari penerimaan penerima bansos, digunakan untuk kebutuhan pokok atau komoditas lainnya.”