Kemdikbud Salurkan Rp13,2 T Untuk Uang Kuliah Tunggal Dan Kuota Internet

Kemdikbud Salurkan Rp13,2 T Untuk Uang Kuliah Tunggal (UKT) Dan Kuota Internet

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyalurkan bantuan Rp 13,2 triliun pada 2020 dan 2021, serta mengerahkan 53.706 relawan mahasiswa dalam rangka penanganan pandemi Covid-19.

Menurut Mendikbudristek Nadiem Makarim, bantuan tersebut meliputi bantuan kuota data internet dan bantuan uang kuliah tunggal (UKT). Pada 2020, bantuan kuota data internet menargetkan 35,6 juta pelajar, mahasiswa, guru, dan dosen.

“Pada tahun 2021, anggaran bantuan kuota data internet akan mencapai Rp 6,8 triliun untuk 26,8 juta mahasiswa, mahasiswa, guru dan dosen,” jelas Menteri Nadiem Makarim pada acara lanjutan kuota data internet dan UKT 2021. Online, Rabu. (4/8).

BACA JUGA: Begini cara mendapatkan paket kuota pelajar gratis

Sementara itu, terkait bantuan UKT tahun 2020 hingga 2021, total anggaran yang diberikan mencapai Rp 2 triliun yang dialokasikan untuk 419.605 mahasiswa perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS) yang terdampak pandemi Covid-19.

Tidak hanya itu, Kemendikbud juga memberikan dukungan kepada relawan mahasiswa dan dosen, melalui pengerahan 15.000 relawan mahasiswa, dan melalui program teaching campus, pengiriman 38.706 mahasiswa dan 5.106 dosen untuk mendukung pengendalian Covid-19.

Ada 8.351 sekolah di 34 provinsi dengan anggaran Rp 35,3 miliar. “Oleh karena itu, untuk menjamin keberlangsungan penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas di masa wabah, Kemendikbud akan mengeluarkan tambahan Rp 2,3 triliun kepada 26,8 juta pelajar, mahasiswa, guru, dan dosen pada September dan Oktober untuk bantuan kuota data internet berkelanjutan dan 2021 November 2008,” jelas Menteri Nadim.

BACA JUGA: Daftar 7 Bantuan Terbaru: Mulai BST, BSU, BPUM, Prakerja, Diskon Listrik, Hingga Kuota Internet

Perlu diketahui bahwa untuk bantuan kuota data internet yang sedang berjalan, besaran bantuan yang dialokasikan untuk siswa PAUD adalah 7 GB per bulan, dan besaran bantuan yang dialokasikan untuk siswa SD dan SMP adalah 10 GB per bulan.

Untuk pendidik PAUD dan jenjang pendidikan dasar dan menengah adalah 12 GB per bulan. Untuk mahasiswa dan dosen diberikan bantuan sebesar 15 GB setiap bulannya.

Bantuan kuota data semua internet tahun 2021 adalah kuota umum yang dapat digunakan untuk mengakses semua halaman dan aplikasi kecuali halaman dan aplikasi yang diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) serta halaman dan aplikasi yang tercantum pada situs web resmi Internet Kemenkominfo.

BACA JUGA: Viral! Kemendikbud subsidi kuota 125 GB seharga Rp 200 ribu, Benarkah?

Halaman Kemendikbud dan bantuan kuota data aplikasi, yaitu: http://kuota-learning.kemdikbud.go.id.

Oleh karena itu, guna mempercepat mekanisme pendataan penerima, Mas Nadiem meminta kepada kepala dinas pendidikan agar segera melakukan pemutakhiran data siswa, siswa, guru dan dosen, termasuk nomor handphone, sistem data pendidikan dasar (Dapodik) dan database pendidikan tinggi (PD Dikti).

Langkah selanjutnya adalah di http://vervalponsel.data.kemdikbud.go.id (untuk PAUD, pendidikan dasar dan menengah) atau http://kuotadikti.kemdikbud.go.id (untuk jenjang pendidikan tinggi).

BACA JUGA: Menteri Keuangan Siapkan Dana Internet Gratis Rp 2,3 T Untuk 26 Juta Orang

“Tolong diusahakan selesai 31 Agustus 2021,” kata Menteri Nadim. Bantuan Kuota Data Internet akan disalurkan mulai tanggal 11 sd 15 September, 11 sd 15 Oktober, dan 11 sd 15 November 2021, dan berlaku selama 30 hari sejak tanggal penerimaan.

Sumber: JPNN